Selamat Datang Di Blog Ini, Semoga Informasi Ini Bermanfaat Untuk Anda

Senin, 24 September 2012

Cabai Tingkatkan Kenikmatan Seksual Wanita


VeHealth - Ada banyak mitos yang berkaitan dengan kesehatan makanan dan seksual. Misalnya, bahwa makanan dan minuman tertentu akan meningkatkan atau dikatakan secara langsung mempengaruhi kinerja seksual.

Contoh makanan yang dapat mempengaruhi kinerja seksual adalah kedelai.
Penambahan kedelai dalam diet seorang wanita akan membantu dalam pelumasan vagina.

Kedelai dapat mempengaruhi fungsi dari reseptor estrogen, dan membantu mengatur seberapa banyak pelumasan pada vagina yang harus dikeluarkan pada saat berhubungan intim. Kedelai juga membantu untuk mengurangi terjadinya hot flashes yang terjadi selama menopause, demikian yang dilansir Livestrong.

Bahan makanan lainnya adalah cabai. Menambahkan cabai dan jahe untuk diet Anda akan membantu meningkatkan sirkulasi dan merangsang ujung saraf, yang akan meningkatkan kenikmatan seksual Anda.

Makanan lain yang dipercaya dapat mempengaruhi seksualitas Anda menjadi lebih baik adalah ginseng, pisang, buah ara, asparagus, belut, dan tiram, yang dianggap dapat meningkatkan nafsu seksual.

Namun perlu diingat makan makanan berlemak sehat seperti ikan bersama dengan buah-buahan dan sayuran tidak hanya baik untuk kesehatan seksual Anda, tetapi bagi jantung Anda juga. (ka)

Kaitan Nonton Video Porno dengan Kesehatan Seks Pria


VeHealth - Semua orang pasti pernah menonton video porno, namun hanya pria yang dilabelkan sebagai penyuka pornografi. Meskipun begitu, pria yang sering menonton video porno ternyata tidak seburuk yang dikira. Hal itu justru baik untuk mereka.

Orang yang sering menonton video porno dinyatakan tidak akan berdampak pada kebiasaan seksual mereka atau hubungan mereka dengan pasangan, demikian kata seorang peneliti Kanada yang telah melakukan studi selama dua tahun.

Dalam penelitiannya, Profesor Universitas Montreal, Simon Louis Lajeunesse membantah pandangan bahwa penggemar pornografi mencari kehidupan seksual yang mereka impikan sama seperti saat mereka melihat video porno. Justru kebiasaan pria yang menonton video porno tidak mengarah kepada pelecehan seksual atau merendahkan perempuan.

"Ini sama saja seperti mengatakan bahwa iklan vodka menyebabkan seseorang menjadi pecandu alkohol," kata sosiolog.

Mayoritas pria yang gemar menonton video itu mengatakan, hal tersebut hanya untuk memuaskan fantasi seksual mereka dan itu akan menjadi tidak adil jika kegemaran tersebut diarahkan pada perilaku kriminal.

Lajeunesse melakukan penelitian tersebut pada sekira 2.000 mahasiswa yang sebagian besar wanita juga turut ikut andil dalam penelitian tersebut. Hampir 20 orang pria heteroseksual setuju untuk membahas kehidupan seks mereka secara mendalam.

Penemuan pertama diketahui, semua responden menonton video porno secara online. Para lajang diketahui sering melihat video itu dua kali lebih banyak dibandingkan mereka yang sudah berpasangan.

Kedua, hampir semua responden mencari sendiri kegiatan erotis secara online, baik mereka dalam hubungan berkomitmen atau tidak. Responden menjelaskan, mereka hanya tidak merasa nyaman berbagi momen tersebut dengan orang lain, bahkan dengan pasangan jika ingin melihat erotisme.

Beberapa memasukkannya ke dalam rutinitas senggang mereka, di mana salah satu responden mengatakan, "Makanan yang baik, film yang bagus dan masturbasi,” seperti dilansir Mid Day. (ka)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...