Selamat Datang Di Blog Ini, Semoga Informasi Ini Bermanfaat Untuk Anda

Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Februari 2013

Rokok Menggiurkan Bagi Orang dengan Gangguan Mental?

VeHealth - Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa kebiasaan merokok pada orang dewasa dipicu karena adanya gangguan mental. Secara keseluruhan, studi yang dilakukan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika melaporkan 36 persen orang dewasa yang didiagnosis memiliki gangguan kesehatan mental merokok, dibandingkan dengan 21 persen populasi umum.

Di antara orang dewasa dengan gangguan mental, tingkat merokok paling tinggi terutama pada kalangan dewasa muda, rakyat dalam kategori miskin atau dengan tingkat pendidikan rendah. 

Direktur CDC Dr Thomas Frieden menyatakan:"Perokok dengan gangguan mental sama seperti perokok lain, ingin berhenti dan bisa berhenti. Sehingga penting untuk membuka akses bagi mereka yang ingin berhenti merokok," ujarnya kepada MSNBC. 

Studi yang diterbitkan dalam laporan tahunan CDC Vital Signs menemukan, dalam sebulan rata-rata orang dewasa dengan gangguan mental, merokok lebih banyak dibandingkan perokok dewasa tanpa gangguan mental. Mereka juga lebih sulit untuk menghentikan kebiasaan merokok ini. 

Laporan ini didasarkan pada survei penggunaan obat terlarang oleh lembaga penelitian SAMHSA pada 2009-2011. Dalam laporan tersebut, gangguan mental didefinisikan sebagai gangguan perilaku atau emosional.

"Diperlukan upaya khusus untuk meningkatkan kesadaran tentang beban merokok di kalangan orang-orang dengan gangguan mental untuk menghentikan kebiasaan merokok," papar manajer SAMHSA  Pamela Hyde.

Di Amerika sendiri, merokok merupakan penyebab utama kematian yang diakibatkan penyakit. Jumlah kematian akibat rokok diperkirakan mencapai 443 ribu jiwa per tahun.

Rabu, 06 Februari 2013

5 Cara Deteksi Kesehatan Lewat Feses

VeHealth - Tak hanya air seni yang dapat mendeteksi kesehatan, tapi juga urusan buang air besar atau poop. Seberapa sering Anda ke toilet, dan berapa banyak feses yang Anda buang bisa menjadi sinyal alarm tentang kesehatan.

Saluran pencernaan mengandung lebih banyak sel bakteri. Menurut Dr Jean Perre Raufman dari University of Maryland School of Medicine, perut menjadi tempat terakhir penyerapan nutrisi setiap bahan makanan, termasuk bahan kimia dan bakteri yang hinggap di makanan.

Selama ini, setiap orang hanya berpikir bagaimana mereka harus buang air besar dan tidak menyimpan sampah dalam perut. Melansir My health news daily, warna, bau dan bentuk menjadi tanda alarm awal gangguan pencernaan.

Warna
Warna feses menjadi jawaban dari makanan apa yang dikonsumsi. Warna hitam mengindikasikan adanya pendarahan di perut atau bagian usus kecil. Beda lagi dengan feses bewarna hijau tua, ini dikarenakan adanya konsumsi suplemen zat besi.

Feses merah terang menunjukkan adanya darah yang berasal dari bagian bawah sistem pencernaaan, seperti rektum, usus besar dan anus. Sedangkan untuk warna cokelat menjadi sinyal adanya infeksi pada saluran empedu, kanker pangkreas atau hepatitis.

Bentuk

Sebuah perubahan bentuk pada feses juga harus diperhatikan. Kotoran yang kecil dan seperti pensil (tipis) dipercaya sebagai gejala kanker usus besar. Ini bisa menjadi tanda dari obstruksi bagian bawah usus besar.

Tanda lainnya, feses yang lunak. Jika Anda berada dalam kondisi ini, tandanya Anda terlalu banyak mengkonsumsi makanan berminyak. Namun, di saat menemukan tetesan minyak dalam WC, ini menjadi tanda kalau tubuh tidak dapat menyerap minyak dengan baik. Bisa jadi ini adalah awal gejala pankreatitis kronis.

Bau

Meski semua tinja memiliki bau dan tidak harum, Anda tidak boleh mengabaikannya. Feses terdiri dari makanan yang tidak tercerna, bakteri, lendir dan sel-sel mati. Umumnya, bau busuk dalam feses diakibatkan dari banyak bakteri dan parasit. Adanya darah dalam feses juga dapat memicu bau busuk saat BAB.

Sembelit

Feses yang keras dan kering menjadi tanda Anda mengalami sembelit. Biasanya, orang yang menderita sembelit akan buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Konstipasi menjadi keluhan umum yang banyak terjadi dalam kasus ini.

Sembelit dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk pola makan yang tidak sehat. Jika diabaikan, konstipasi dapat menyebabkan komplikasi seperti wasir, dan perdarahan rektum.

Diare

Diare adalah cara normal tubuh untuk menyingkirkan bakteri, zat beracun, serta virus. Namun, hal ini dapat menyebabkan tubuh terserang dehidrasi. Umumnya diare akan terjadi selama dua hari dan akan berhenti dengan sendirinya.

Meski begitu, diare yang melebihi empat minggu bisa menjadi tanda yang serius. Diare yang berlangsung lama bisa menjadi tanda penyakit kronis, seperti sindrom iritasi usus besar.

Rabu, 30 Januari 2013

5 Bahaya Microwave Bagi Kesehatan Anda

VeHealth - Kehadiran microwave dalam kehidupan rumah tangga kini sudah menjadi solusi untuk mengatasi kerepotan di dapur. Cukup menekan tombol, makanan hangat sudah tersaji. Kebiasaan ini banyak dilakukan ibu-ibu yang suka menyimpan frozen food atau sisa makanan di dalam kulkas.

Sekilas, itu tampak praktis dan efisien. Akan tetapi, microwave juga memiliki efek samping yang harus diwaspadai. Seperti dilansir Boldsky, gelombang mikro atau radiasi yang dihasilkan microwave ternyata dapat berdampak buruk buat kesehatan. Hal yang paling jelas adalah bahwa makanan yang dimasak atau dipanaskan dalam microwave dapat mengurangi kandungan nutrisi penting pada makanan.

Berikut adalah dampak negatif microwave lainnya:

Karsinogen

Karsinogen merupakan salah satu zat yang menyebabkan penyakit kanker. Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa radiasi dalam microwave dapat mengkonversi bahan kimia organik dalam makanan menjadi senyawa penyebab kanker.

Tak hanya itu, menurut sebuah studi tahun 2003 yang dipublikasikan The Journal of Science of Foof and Agriculture, radiasi ini juga mampu membunuh kandungan antioksidan dari makanan Anda.

Menciptakan radikal bebas

Nyatanya microwave memang amat berguna untuk membantu menyempurnakan kebutuhan dapur. Namun, di saat Anda memanaskan makanan beku di dalam microwave, ini sama dengan menciptakan radikal bebas dalam makanan.

Menghilangkan nutrisi

Beberapa penelitian membuktikan, mengolah atau menghangatkan makanan dalam mikrowave perlahan dapat menghilangkan asupan vitamin dan mineral pada makanan. Misalnya, memanaskan makanan dengan komposisi bawang putih, dalam waktu kurang lebih 60 detik, substansi nutrisi bawang putih akan hilang dalam sekejap.

Mempengaruhi jantung

Studi yang dilakukan oleh Dr. Magda Havas dari Trent University menunjukkan bahwa gelombang atau radiasi yang dikeluarkan microwave dapat langsung berpengaruh pada jantung. Ini dapat membuat denyut jantung meningkat atau berdetak lebih kencang.

Risiko anemia

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Hans Swiss Hertel menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan yang diolah atau dipanaskan dalam microwave dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan penurunan jumlah hemoglobin. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan terkena anemia. Duh!

Rabu, 23 Januari 2013

Jauhi Makanan Penyebab Alergi Ini

VeHealth - Alergi atau hipersensitivitas merupakan reaksi yang terjadi akibat kegagalan sistem kekebalan tubuh. Kondisi seperti ini biasanya diturunkan secara genetik. Pemicunya beragam. Mulai dari debu, bulu binatang, tungau dan polusi udara. Selain faktor eksternal ini, alergi juga dipicu oleh zat makanan asing yang tidak dapat diterima tubuh.

Jika Anda merasakan gatal-gatal, kulit kemerahan, pembengkakan di bagian tubuh tertentu, kepala pusing, muntah, bahkan diare, ini dapat menunjukkan gejala alergi makanan.

Berikut makanan yang memungkinkan mencetuskan alergi seperti dikutip dalam Times of India:

Makanan laut

Ini merupakan penyebab umum alergi. Biasanya disebabkan karena mengonsumsi kepiting, lobster, atau udang. Ada pula alergi yang disebabkan karena ikan tuna. Alergi ini akan terjadi seumur hidup, efeknya, tubuh tidak dapat menerima makanan laut lagi.

Kacang Kedelai
Walau jarang terjadi, alergi ini termasuk alergi terburuk karena tubuh tak toleran pada laktosa dari kedelai. Penyebabnya karena sistem kekebalan tubuh menganggap protein kedelai sebagai zat berbahaya. Gejalanya seperti gatal hingga menyebabkan eksim, pilek, sakit pada perut hingga diare.

Cokelat

Alergi coklat bukan disebabkan karena kandungan atau komposisi di dalamnya, melainkan ada hal lain yang mencetus reaksi ini. Cokelat terbuat dari biji kakao yang telah melewati hasil penggilian, kemudian dicampur dengan susu, kedelai atau bahan lain. Dan inilah yang mencetuskan timbulnya reaksi alergi. Gejalanya beragam, mulai dari gatal, ruam hingga masalah penafasan.

Kacang

Hingga saat ini penyebab alergi kacang belum diketahui pasti. Umumnya mereka yang terkena serangan alergi ini akan memunculkan gejala seperti kulit kemerahan, kesemutan, muntah, serta diare. Gejala akan muncul sesaat setelah alergen diterima tubuh.

Jeruk

Reaksi yang ditimbulkan akibat mengonsumsi jeruk dapat menyebabkan masalah pencernaan, gatal, dan pembengkakan. Kemungkinan reaksi ini dipicu karena Anda alergi pada kandungan asam citiric atau asam askorbat yang ada pada buah jeruk.

Jumat, 11 Januari 2013

Waspada, Bau Mulut Gejala Awal Liver

VeHealth - Gangguan fungsi hati kerap dikaitkan dengan konsumsi makanan berminyak, alkohol, kelelahan fisik. Tanda kerusakan hati kerap ditunjukkan dengan ciri fisik. Sayangnya kita justru sering menganggap remeh perubahan ini.

Bau mulut misalnya, sinyal ini tidak hanya disebabkan karena sisa timbunan makanan dan gigi berlubang saja. Ini bisa menjadi tanda bahwa hati sedang tidak berfungsi dengan baik, karena tubuh kelebihan memproduksi amonia. Selain bau mulut, berikut beberapa perubahan lain yang menunjukkan kerusakan hati, seperti dilansir Boldsky.

Penumpukan lemak

Penumpukan lemak pada organ hati merupakan gejala umum dari penyakit liver. Secara fisik kondisi ini memang sulit terlihat. Ada baiknya Anda melakuka pengecekan secara rutin untuk mengetahui hal ini.

Bercak kulit

Jika terjadi kerusakan pada hati, tubuh memberikan sinyal dengan kemunculan bercak-bercak putih pada kulit tubuh. Ini disebabkan karena semakin lama kulit kehilangan pigmentasi.

Masalah mata

Saat bagian putih dari bola mata berangsur kekuningan, kemungkinan besar Hepatitis A sedang menghampiri. Biasanya ini juga disertai denagn perubahan warna kuku menjadi kuning. Hepatitis A ini disebabkan oleh infeksi hati karena pola makan buruk.

Pembengkakan perut

Perut yang semakain lama semakin membesar juga dapat disebabkan karena terjadi kerusakan hati. Banyak faktor yang menjadi penyebab, salah satunya karena banyak penyakit tak segera ditangani serius dan racun tubuh yang memberatkan kerja hati.

Jumat, 28 Desember 2012

Kasus Cecil, Kenali Kanker Lidah sejak Dini

VeHealth - Di usia belianya aktris cantik Cecillia Putty Vickend harus berjuang melawan kanker lidah yang menggerogoti tubuhnya. Dua tahun bertahan, ia pun akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada tanggal 26 Desember 2012.

Kanker lidah adalah kanker yang menyerang bagian area mulut dan tenggorokan. Tak semua orang paham mengenai kanker ini, begitu juga dengan gejala awalnya. Inilah yang terjadi pada aktris 26 tahun itu.

Gejala paling umum dari penyakit ganas ini adalah sariawan di lidah yang tak kunjung sembuh. Setelah cukup lama, akan timbul benjolan di luka disertai rasa nyeri ketika mengunyah dan berbicara.

Melansir Cancersearchug.org, jenis kanker lidah dapat digolongkan menjadi beberapa jenis yaitu squamous cell carcinoma (SCCA). Sel squamous memiliki bentuk datar, dan teksturnya menyerupai kulit yang menyelimuti bagian sekitar mulut, hidung, larynx, thyroid dan tenggorokan. Squamous cell carcinoma adalah nama yang diberikan untuk kanker yang diawali oleh sel-sel tersebut.

Berikut ini adalah tanda kanker lidah lainnya yang harus diwaspdai:

1. Munculnya bercak berwarna merah atau putih pada lidah yang tak juga sembuh dalam waktu lama.
2. Radang tenggorokan yang tak kunjung sembuh
3. Radang atau timbulnya sariawan di lidah secara terus menerus
4. Rasa nyeri saat mengunyah makanan
5. Mulu terus menerus mengalami mati rasa
6. Lidah mengalami pendarahan tanpa sebab
7. Rasa nyeri di telinga

Perawatan dan pengobatan


Jika Anda merasakan salah satu gejala di atas, sebaiknya Anda berkunjung ke dokter untuk melakukan diagnosis awal. Perawatan penderita kanker lidah disesuaikan dengan ukuran dan perluasan area kanker, apakah kanker telah menyebar ke limph nodes di leher atau belum. Dalam kondisi ini pasien dapat menjalani pengobatan dengan cara operasi, radiotherapy, dan chemotherapy.
Perawatan terbaik untuk kanker lidah yang kecil adalah dengan operasi. Sedangkan untuk tumor besar yang sudah menyebar ke lymph nodes di leher, Anda harus melakukan kombinasi operasi dan radioterapi.

Hal ini ditujukan untuk mengangkat kanker dari lidah dan lymph nodes di leher Anda. Operasi pengangkatan lymph nodes di leher ini juga disebut dengan Neck dissection. Selanjutnya, untuk mencegah pertumbuhan kanker kembali perlu dilakukan radioterapi. Tujuannya adalah untuk menghilangkan sel-sel kanker yang tersedia.

Jika kanker telah tumbuh cukup besar, kemungkinan pasien harus segera dioperasi untuk menghilangkan sebagian atau seluruh lidah (glossectomy).

Sariawan Menahun Bisa Jadi Gejala Kanker Lidah

VeHealth - Sariawan di sekitar lidah dan rongga mulut bisa dibilang gangguan ringan yang akan sembuh dengan mudah. Tapi Anda tetap harus waspada karena bisa jadi itu sebuah gejala penyakit ganas yang tak banyak diketahui orang, yaitu kanker mulut atau kanker lidah.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pusat pengendalian dan pencegahan penyakit AS, sekitar 30 ribu kasus kanker mulut didiagnosis tiap tahunnya. Dapat dikatakan kanker rongga mulut atau kanker lidah ini tak lagi mengenal usia. Orang dewasa di atas 40 tahun bahkan remaja seperti kasus Cecilia Vickend bisa terkena penyakit ganas ini.

Seperti dikutip dari  Livestrong, kanker ini jamak menyerang mereka yang banyak merokok dan mengonsumsi alkohol. Selain faktor riwayat keluarga, kebersihan mulut dan gigi yang buruk juga jadi pemicu terjadinya kanker ini. Namun penyakit ini dapat dihindari dengan melakukan pemeriksaan rutin di dokter gigi.

Gejala kanker lidah ini berupa  sariawan di lidah yang tak kunjung sembuh. Setelah cukup lama, akan timbul benjolan di luka disertai rasa nyeri ketika mengunyah dan berbicara. Faktor

risikonya memang masih belum diketahui dengan jelas, tapi salah satunya adalah gaya hidup yang kurang sehat.

Kanker lidah tak hanya menyerang bagian lidah saja, tapi juga dapat menyebar ke bibir, pipi, menyebabkan sinus, serta masuk ke jaringan tenggorokan. Jika tak ditangani sesegera mungkin dapat menyebabkan kematian.

Dokter gigi dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut jika ada benjolan atau perubahan jaringan tak teratur mulai dari leher hingga rongga mulut. Pemeriksaan fisik ini dilakukan untuk mengetahui apakah benjolan dan perubahan fisik tersebut kanker atau tumor. Jika ditemukan sel kanker, dokter akan menyarankan untuk menjalankan biopsi.

American Cancer Society merekomendasikan, mereka yang berusia di atas 20 tahun hingga di atas 40 tahun melakukan screening atau deteksi dini guna mengetahui ada atau tidak penyakit berbahaya ini jika mengalami sariawan cukup lama.

Berdasarkan data dari American Cancer Society, mereka yang telah memasuki kanker lidah stadium satu memiliki peluang hidup sebesar 71 persen. Lalu stadium dua sebesar 59 persen, stadium tiga 47 pesen, dan  stadium empat adalah 37 persen.

Timbulnya Jerawat Bisa Gambarkan Kondisi Kesehatan Tubuh

VeHealth - Tubuh Anda memiliki cara yang berbeda untuk memberi sinyal tentang kondisi kesehatan manusia.  Pengobatan Cina kuno bahkan meyakini, bahwa kondisi wajah, mampu memberikan informasi tentang kesehatan organ tubuh seseorang.

Berikut adalah tanda-tanda yang bisa menjadi sinyal, bahwa tubuh dalam kondisi tak sehat seperti diberitakan Times of India:

Jerawat di dahi
Menurut pengobatan Tiongkok, timbulnya jerawat di dahi bisa berhubungan erat dengan sistem pencernaan dan daerah antara alis terhubung ke hati.

Timbulnya jerawat di dahi juga bisa disebabkan oleh banyak hal. Jika seseorang terlalu berlebihan mengkonsumsi makanan laut juga alkohol, hal itu bisa menyebabkan bintik-bintik di daerah dahi. Namun, jika jerawat sering sekali muncul di daerah tersebut, kemungkinan hal ini juga menunjukkan kebiasaan konsumsi gizi yang buruk.

Untuk menghindari masalah ini, pastikan Anda mengikuti pola diet sehat dan tetap terhidrasi dengan minum banyak air.

Bintik-bintik pada pipi


Mungkin ada beberapa alasan untuk ini. Masalah bintik di pipi juga bisa menjadi penyebab sederhana seperti reaksi alergi terhadap kosmetik atau sprei kotor. Atau  bisa juga menunjukkan beberapa masalah dengan paru-paru. Daerah ini dikatakan terkait dengan paru-paru dan bintik-bintik di pipi  bisa menjadi akibat dari gangguan pernapasan. Sebuah penelitian juga sempat mengungkap, bahwa perokok, penderita asma dan penderita alergi rentan terhadap jerawat di pipi mereka.

Untuk mengatasi masalah ini, hindari penggunaan kosmetik yang berlebihan. Dan jika kondisi bintik pada pipi tidak membaik dalam waktu lama, periksakan diri ke dokter.

Jerawat di dagu

Jika  bintik-bintik di dagu dan garis rahang, bisa jadi Anda menderita ketidakseimbangan hormon.  Jerawat biasanya juga muncul pada wanita ketika ia tengah mengalami siklus haid. Namun, jika jerawat yang timbul bukan karena pengaruh siklus haid, kemungkinan ini  menunjukkan adanya gangguan endokrin seperti Sindrom Ovarium polikistik.

Jika masalah ini terjadi, segera periksakan diri ke dokter.

Lingkaran gelap di bawah dan kantong mata

Masalah-masalah ini sebagian besar terjadi karena faktor keturunan. Namun, jika Anda merasa seperti mereka menjadi lebih buruk atau tiba-tiba muncul, itu bisa menjadi masalah dan ada hubungannya dengan kondisi kesehatan ginjal. Daerah bawah mata dikatakan terkait dengan ginjal, sehingga untuk mencegah adanya masalah kesehatan ginjal disarankan untuk menreka yang memiliki lingkar mata gelap untuk banyak mengkonsumsi air putih. Hal ini penting untuk memberishkan penumpukan racun dalam tubuh.

Dan ingat, kurangi asupan alkohol, garam dan kafein. Adanya lingkar hitam di mata juga bisa menunjukkan bahwa Anda mengalami anemia karena defisiensi vitamin B12 atau zat besi.

Perubahan warna lidah

Lidah Anda dapat menunjukkan beberapa masalah kesehatan. Misalnya, anemia, yang disebabkan oleh kekurangan zat besi, folat atau vitamin B12 yang menyebabkan perubahan warna pada lidah, sakit, gatal atau kemerahan.

Di sisi lain, jika lidah Anda memiliki semburat kebiruan, bisa menunjukkan kurangnya oksigen dalam aliran darah Anda. Dan lesi putih pada lidah bisa menjadi tanda dari sariawan.

Kanker Ini Menyerang Bagian Genital Wanita

VeHealth - Kanker serviks menjadi musuh besar kaum hawa. Menurut studi, keganasan kanker serviks melebihi kanker payudara sebagai penyebab kematian wanita tertinggi, seperti yang dilansir Health.india.com.
Human Papilloma Virus (HPV) yang terjadi saat berhubungan seksual menjadi pemicu kanker bahaya ini. Yang lebih memprihatinkan adalah pemakaian kontrasepsi saat berhubungan seks tidak menjadi jaminan untuk adanya penyebaran virus.

Adanya fakta bahwa virus tersebut dalam tubuh pria hingga menularkan pihak lain, semakin membuat para wanita waspada. Pasalnya, penyakit ini tidak meninggalkan gejala hingga menyerang orang lain. Inilah yang membuat tingkat kematian wanita semakin tinggi.

Anda berada pada risiko kanker serviks jika:

1. Berusia lebih dari 35 tahun.
2. Melakukan seksual sebelum usia 15 tahun.
3. Menderita HIV.
4. Sering bergonta-ganti pasangan seks.
5. Memiliki banyak anak.
6. Terlalu lama mengkonsumsi pil KB (lebih dari 5 tahun).

Gejala kanker serviks

Pada tahap prakanker, kanker serviks biasanya tidak menimbulkan gejala. Hanya selama tahap selanjutnya, penderita akan merasakan gejala-gejala di bawah ini:

1. Mengalami pendarahan di antara periode menstruasi, atau setelah hubungan seksual.
2. Waktu mentruasi lebih panjang. Sedangkan untuk wanita menopause, mereka akan mengalami pendarahan tiba-tiba.
3. Keputihan yang berlebih.
4. Sering nyeri di daerah panggul.
5. Rasa nyeri saat berhubungan seksual.

Jumat, 21 Desember 2012

Jangan Sepelekan Penyakit Diare

VeHealth - Siapa saja bisa mengalami diare, tak mengenal usia dan status sosial. Diare bisa terjadi karena infeksi saluran pencernaan, paparan bakteri dari makanan yang kotor serta tak membersihkan tangan setelah buang air.

Pencegahan diare yang paling mudah adalah mencuci tangan sebelum makan dan setelah buang air. Tapi banyak orang yang tak melakukannya. Padahal jika diare sudah menyerang, Anda bisa kehilangan banyak cairan yang bisa berujung pada komplikasi serius hingga kematian.

"Semua kembali pada diri masing-masing untuk menerapkan kebersihan terutama organ tangan kita yang merupakan pintu masuknya kuman ke dalam tubuh. Dan, hampir 90 persen penyebab diare adalah virus," ujar dr. Herbowo Soetomenggolo Sp.A. saat ditemui di Pacific Place, Jakarta.

Menurut penelitian, mencuci tangan dapat menurunkan risiko diare hingga 47 persen. Untuk itu mulai sekarang pastikan Anda selalu menjaga kebersihan tangan. Terutama, kebersihan tangan buah hati, karena anak-anak yang paling rentan terkena diare.

Agar diare bisa segera ditangani Anda harus bisa mengetahui gejala-gejalanya. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda atau buah hati mengalami gejala berikut.

1. Buang air besar berupa cairan
Anda secara tiba-tiba buang air besar berkali-kali. Lalu, feses yang keluar berupa cairan. Untuk diare yang sudah parah, dari feses juga keluar darah. Tubuh pun terasa lemas karena kehilangan banyak cairan.

2. Muntah

Anda juga merasa mual dan muntah, serta kehilangan nafsu makan. Gejala tersebut terkadang juga disertai demam.

Jumat, 14 Desember 2012

Deteksi Sakit Lewat Riwayat Kesehatan Ibu

VeHealth - Bukan hanya hidung mancung, kaki ramping, rambut indah, atau wajah cantik ibu yang bisa menurun ke anak perempuannya. Penyakit juga.

Tracy Gaudet, MD, Direktur Eksekutif Duke Integrative Medicine di Duke University, yang juga pengarang buku Consciously Female, mengatakan ibu berpotensi menurunkan gen penyakit sama kepada anak perempuannya.

Karenanya penting mengetahui riwayat kesehatan ibu. Ini bisa membantu kita mendeteksi kemungkinan sakit serupa sejak dini. Tanyakan sejarah kesehatan ibu lewat sejumlah topik obrolan berikut.

Apa ibu memiliki riwayat penyakit kanker?Jika ibu memiliki kanker payudara saat berumur 40, dan hal serupa juga terjadi pada kakak dan tante, berarti Anda memang berisiko tinggi. Jika sejarah keluarga Anda menunjukkan adanya kanker genetis, bicaralah dengan dokter tentang upaya pencegahan.

Kapan ibu mengalami menopause?Jika ibu Anda mengalami menopause di usia 45, kemungkinan besar Anda juga akan mengalaminya di usia yang sama. Jika Anda perokok dan tidak mempunyai anak, gejala itu akan terjadi kurang lebih setahun sebelumnya.

Apa ibu sering depresi karena cemas atau panik?Memahami psikologi ibu dapat menyelamatkan Anda dari kondisi depresi yang mengkhawatirkan. Studi menyebut bahwa sekitar 65 persen risiko depresi berasal dari faktor genetis. Sementara 45 persen wanita yang sering mengalami kepanikan memiliki sejarah keluarga yang serupa.

Apa ibu memiliki penyakit tiroid?
Penyakit tiroid (hipotiroid dan hipertiroid) biasa terjadi pada ibu dan anak perempuannya. Hipotiroid sering terjadi pada usia 20-an dan 30-an dan setelah masa menopause. Hipertiroid memiliki gejala tertentu, seperti berat tubuh yang menurun, tidak bisa tidur, dan sering gelisah. Namun, gejala ini sering tidak dikenali oleh dokter karena serupa dengan gejala stres.

Jika ibu mempunyai masalah tiroid dan Anda tidak merasakan gejala apapun, Anda tetap harus melakukan tes darah yang akan menunjukkan fungsi tiroid Anda. Penyakit hipotiroid dapat diatasi dengan hormon tiroid sintetis.

Apa ibu sering migrain atau sakit kepala?
Sakit kepala bisa menurun dari ibu ke anak perempuan. Penyebabnya adalah hormon estrogen. Untuk banyak wanita, naik turunnya tingkat hormon dapat menyebabkan migrain sewaktu mulai haid, saat hamil, atau setelah melahirkan. Jika ini menimpa ibu Anda, lebih baik diskusikan dengan ginekolog sebelum memutuskan minum obat mengandung estrogen.

Sabtu, 08 Desember 2012

Pembersih Rumah Tangga Picu Anak Terkena Eksim

VeHealth - Paparan zat kimia rumah tangga dalam rahim tingkatkan risiko anak-anak terkena eksim, sebuah studi menunjukkan. Para ibu yang terkena bahan kimia konsentrasi tinggi butylbenzyl phthalate saat hamil, 52 persennya cenderung akan memiliki anak dengan gangguan eksim.

Eksim adalah gangguan kulit kronis yang menyebabkan kekeringan, kulit merah, dan gatal. Serangan ini dapat menimpa bagian tubuh mana saja, termasuk bagian kepala dan wajah. Gejala yang ditimbulkan pun hampir menyerupai alergi.

Semakin tinggi konsentrasi butylbenzyl phthalate atau BBzp dalam urin wanita selama kehamilan, semakin besar kemungkinan anak yang dilahirkan akan mengembangkan penyakit eksim, dilansir My Health News Daily.

Butylbenzyl phthalate banyak ditemukan pada pembersih rumah tangga dan kulit sintetis. Bahan kimia yang menguap akan terhempaskan melalui udara dalam ruangan. Hirupan udara inilah yang memicu si calon bayi terkena gangguan eksim.

Rabu, 05 Desember 2012

Seberapa Bahaya Tumpukan Lemak Perut?


VeHealth - Perut buncit tak hanya terjadi pada orang yang bertubuh gemuk. Banyak juga bertubuh kurus tapi kondisi perutnya menggendut karena tumpukan lemak. Dan faktanya, lemak di bagian perut ini lebih berbahaya dibandingkan di area tubuh lain.

Hal yang harus Anda ketahui perbedaan antara lemak viseral dan lemak subkutan. Lemak subkutan ini berfungsi membantu penyediaan oksigen. Kerjanya seperti efek bantalan jika Anda jatuh dan juga berfungsi sebagai cadangan energi.

Ketika Anda mengalami kelebihan lemak subkutan, efeknya akan membuat lengan, paha dan area tubuh lain jadi bergelambir. Kondisi ini bisa diatasi dengan diet dan olahraga. Sementara, lemak viseral meningkatkan garis pinggang Anda.

Lemak viseral tersebut, seperti dilansir dari WebMD, tidak hanya 'berbaring' diam pinggang Anda. Peneliti menggambarkannya sebagai organ aktif dalam tubuh yang memicu keluarnya hormon dan zat inflamasi.

"Lemak perut diperkirakan mudah pecah menjadi asam lemak, yang mengalir langsung ke hati dan ke otot," kata Lewis Kuller, MD, DPH, profesor epidemiologi di University of Pittsburgh School of Public Health.

Ketika asam lemak berlebih mengalir ke hati, maka akan memicu reaksi perubahan berantai. Meningkatkan produksi kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida. Selama proses tersebut, insulin juga dapat jadi kurang efektif dalam mengontrol gula darah.

Kadar gula darah pun jadi tidak stabil. Lemak dan gumpalan pun masuk ke dalam aliran darah dan kondisi ini merupakan tahap awal penyakit diabetes, penyakit jantung, dan banyak lagi penyakit lainnya.

Dan penelitian menunjukkan bahwa lemak perut memicu perubahan angiotensin, yaitu hormon yang mengontrol penyempitan pembuluh darah. Hal tersebut efeknya adalah meningkatkan resiko tekanan darah tinggi, stroke, serta serangan jantung. Jadi mulai sekarang, atur pola makan Anda dan lakukan latihan untuk mengurangi timbunan lemak perut.

Selasa, 04 Desember 2012

Penyakit Baru Incar Pria Bertubuh Gemuk


VeHealth - Letakkan tangan Anda di bagian perut. Apakan Anda merasakan adanya timbunan lemak? Jika biasanya lemak di bagian perut ini dikaitkan dengan diabetes tipe 2, kolesterol, dan penyakit jantung, ternyata kondisi ini juga meningkatkan satu lagi gangguan tubuh. Osteoporosis.
Sebuah studi baru menunjukkan bahwa lemak perut dapat menjadi faktor meningkatnya risiko osteoporosis, terlebih bagi pria. Para peneliti di Harvard menemukan hubungan antara jumlah lemak perut dan penurunan kekuatan tulang.
Sebelumnya, para peneliti juga menemukan hubungan lemak perut dan kepadatan mineral tulang bagi wanita. "Sangat penting bagi para pria untuk menyadari bahwa lemak perut berlebih, tidak hanya berisiko mengidap penyakit jantung dan diabetes, namun juga kehilangan massa tulang," ucap salah seorang peneliti Dr. Miriam Bredella, M.D., dari Harvard Medical School and Massachusetts General Hospital. 
Studi tersebut dilakukan pada 35 pria berusia rata-rata 34 tahun. Mereka termasuk dalam golongan pria obesitas. Peserta studi melakukan CT scan pada bagian perut dan paha untuk mengetahui massa lemak dan otot.
Dilansir Huffingtonpost, kekuatan tulang dan risiko patah tulang juga dihitung dengan analisis elemen terbatas, yaitu sebuah teknik yang digunakan untuk menghitung titik lekukan dan kerusakan pada tulang.
Para peneliti menemukan bahwa semakin banyak lemak perut yang dimiliki oleh seorang pria, maka semakin rendah tingkat kekuatan tulang mereka. Para peneliti tersebut juga menemukan hubungan antara massa otot lebih yang membuat tulang semakin kuat.

Sabtu, 01 Desember 2012

Waspadai Keringat Berlebih di Tubuh

VeHealth - Apakah Anda merasakan produksi keringat yang berlebihan di tubuh? Keringat yang begitu mudah mengucur di tengah cuaca sejuk dan tanpa aktivitas berat?

Waspada kondisi tersebut. Tak sekedar memicu aroma tubuh yang tak sedap, produksi keringat berlebih juga bisa menjadi tanda Anda mengidap hiperhidrosis. Keringat muncul dari hampir semua bagian tubuh seperti ketiak, tangan, kaki, dahi, dan wajah.

Ada dua tipe hiperhidrosis. Primary hyperhidrosis yang merupakan keadaan berkeringat berlebih secara alami. Sementara, secondary hyperhidrosis adalah keringat berlebih karena problem kesehatan ataupun mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti dilansir Fox News.

Sembari mencari penyebab utama produksi keringat yang berlebih di tubuh, coba atasi permasalahan yang muncul dengan sejumlah solusi sederhana berikut:

1. Perbanyak minum air putih. Ini bertujuan untuk meredam aroma tak sedap yang menyengat. Meski produksi keringat tetap banyak, asupan air putih yang cukup akan membuat aromanya tidak tajam, sehingga tidak mengganggu orang di sekitar.

2. Kenakan pakaian berbahan katun, sehingga keringat yang keluar cepat terserap. Hindari busana yang berbahan sutera atau sintesis.

3. Jaga kebersihan tubuh, dengan mandi lebih dari sekali sehari dengan air dingin dan mengenakan pakaian dalam yang bersih agar organ intim tidak lembab.

4. Kurangi makanan pedas, bawang putih, ikan laut, bahkan daging merah. Makanan ini bisa memicu aroma tak sedap dari keringat Anda.

5. Jika keringat tak juga berkurang, cobalah mengganti merek deodoran Anda. Sebab, bisa saja ada kandungan deodoran lama yang tidak cocok dengan kulit Anda.

6. Olahraga secara teratur. Olahraga bisa mengurangi stres. Stres berkurang berarti keringat juga berkurang.

7. Kurangi kopi. Minuman ini bisa menstimulasi sistem pembuluh darah yang bisa memicu produksi keringat. Ganti kopi dengan protein nabati seperti, tahu, tempe, dan produk makanan dari kedelai.

Senin, 19 November 2012

Tes Kehamilan Positif pada Pria, Tanda Kanker?

VeHealth - Pernahkah pasangan pria melakukan hal aneh ini seperti iseng menggunakan alat pendeteksi kehamilan? Coba perhatikan apa hasilnya. Jika dua garis merah muncul alias pertanda positif hamil, kemungkinan dia mengalami kanker.

Tes kehamilan umumnya bekerja dengan menentukan tingkat beta human chorionic gonadotrophin (hCG) dalam urin. Pada wanita, adanya hormon ini menunjukkan adanya perkembangan embrio dalam rahim. Namun bila ada dalam urin pria, hal itu adalah tanda penyakit kanker testis.

Prof Onkologi, Mark Pomerantz kepada ABC News mengatakan, "Beberapa jenis kanker testis memproduksi hormon yang sama persis dengan hCG," ujarnya.

Pomerantz mengimbuhkan, hanya sedikit organ tubuh yang menghasilkan hormon hCG. "Dan kanker testis adalah salah satunya." Dia menyarankan  bila terjadi demikian, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Pakar lainnya, Ketua Urologi di Pusat Kanker Anderson Universitas Texas Dr Christopher Wood mengatakan ada beberapa tanda-tanda awal kanker testis. Di antaranya, benjolan kecil yang menyakitkan pada testis. Untuk itu, para pria sebaiknya memeriksakan diri secara teratur.

10 Sinyal Sepele Deteksi Kanker

VeHealth - Banyak pasien terlambat menyadari perkembangan kanker di tubuhnya. Enggan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, mereka seringkali baru menyadarinya setelah memasuki stadium lanjut dengan gejala akut.

Banyak yang mengabaikan gejala awal kanker karena tanda-tanda yang muncul terkesan tak genting. Berpikir bahwa itu hanya gangguan kesehatan biasa. Karenanya, penting mengenali tanda-tandanya demi mempercepat diagnosis dini, seperti dikutip laman health.yahoo.net.

1. Napas berbunyi atau napas pendekSalah satu tanda awal pasien kanker paru-paru adalah menimbulkan bunyi saat bernapas. Kerap terjadi saat melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki. Banyak yang salah kira menderita asma. Gangguan pernapasan ini juga bisa menandakan kanker tiroid. Terjadi ketika nodule atau tumor mulai menekan trachea atau batang tenggorokan. Karena jangan sepelekan gangguan pernapasan ringan. Segera konsultasikan ke dokter.

2. Batuk kronis atau nyeri di bagian dadaBeberapa jenis kanker termasuk leukemia dan tumor paru-paru dapat menyebabkan tanda-tanda seperti batuk yang berat atau bronkitis. Jika masalah tersebut terjadi terus menerus atau timbul tenggelam, sebaiknya waspada. Segera periksa ke dokter. Beberapa pasien kanker paru-paru mengatakan nyeri yang muncul di bagian dada biasanya meluas ke bagian bahu atau lengan.

3. Gangguan menelan atau suara serakMasalah yang paling umum dihubungkan dengan esophageal atau kanker tenggorokan adalah kesulitan menelan. Ini terkadang juga menjadi salah satu tanda awal kanker paru-paru. Sedangkan suara serak atau rasa tenggorokan tersumbat dapat menjadi tanda awal kanker tiroid atau thyroid nodule.

4. Rutin menderita demam atau infeksiIni dapat menjadi tanda-tanda leukemia atau kanker sel darah. Kondisi ini menyebabkan sumsum produksi sel darah putih menjadi tidak normal. Memicu lonjakan sel darah putih sehingga menurunkan kemampuan tubuh melawan infeksi. Dokter biasanya sudah mampu mendiagnosis leukemia setelah pasien sering mengalami demam, gatal, dan tanda-tanda flu dalam waktu yang lama.

5. Benjolan di leher, ketiak atau selangkanganBenjolan yang membesar mengindikasikan perubahan pada sistem lymphatic, yang dapat menjadi tanda kanker. Benjolan yang membesar di daerah ketiak terkadang merupakan tanda kanker payudara. Benjolan di leher, ketiak atau selangkangan juga dapat menjadi tanda awal leukemia.

6. Daerah perut membesar atau mengembungFenomena ini mungkin terdengar biasa, namun Anda perlu mempertimbangkannya. Para wanita didiagnosis dengan kanker ovarian ketika mereka mengalami daerah perut yang membesar atau mengembung secara tiba-tiba. Kadang disertai rasa nyeri.

7. Merasa kenyang dan tidak mampu makanIni adalah tanda lain dari kanker ovarian. Ditandai dengan hilangnya nafsu makan karena lambung terasa penuh. Padahal belum makan sama sekali. Kondisi ini seringkali disertai pembesaran area perut dan rasa nyeri di area panggul. Jika mengalami kondisi ini, sebaiknya segera hubungi dokter dan lakukan pelvic ultrasound.

8. Nyeri daerah panggul atau perutNyeri dia area ini umumnya berkaitan dengan masalah-masalah reproduksi. Nyeri daerah panggul dan perut yang terjadi bersamaan dengan pembesaran area perut seringkali merupakan tanda kanker ovarian. Leukemia juga dapat menyebabkan nyeri di area perut akibat pembesaran limpa.

9. Pendarahaan di antara periode menstruasiBanyak wanita yang mengalami masalah ini dilaporkan menderita kanker endometrial. Namun, dokter seringkali tidak responsif dan salah mendiagnosis keluhan. Dokter sering mengira ini sesuatu yang normal, terutama menjelang masa menopause. Sebaiknya segera melakukan pemeriksaan transvaginal ultrasound jika mengalami masalah ini untuk memastikan diagnosis.

10. Pendarahan saat buang air besarPendarahan di area rektal atau dubur yang seringkali terjadi saat buang air besar merupakan salah satu tanda kanker colorectal. Segera periksakan ke dokter untuk melakukan pemeriksaan colonoscopy.

Minggu, 18 November 2012

Produk Fashion Paling Rentan Memicu Sakit

VeHealth - Demi gaya, banyak wanita seringkali memaksakan diri memakai produk fashion dengan ukuran tak sesuai. Terlalu sesak. Mereka tak sadar bahwa kondisi yang terkesan remeh itu bisa memicu masalah kesehatan cukup serius.

Dilansir dari laman Telegraph, sejumlah pakar kesehatan tulang dan otot, yang tergabung dalam British Osteopathic Association, mengungkap sejumlah produk fashion yang paling rentan memicu gangguan medis: sabuk, bra, celana dalam, topi, dan tas tangan.

Kasus paling jamak adalah pemakaian bra yang tidak sesuai ukuran. Sekitar enam dari 10 wanita mengalami nyeri punggung, kekakuan leher, dan sakit kepala gara-gara memakai bra yang tak memiliki daya topang sempurna.

"Kesalahan yang paling umum adalah mengenakan bra dengan ukuran cup yang terlalu kecil dan ukuran tali penobang bagian belakang terlalu besar," kata Natasha Hatwell, produsen bra. "Ini artinya akan membuat bahu terbebani yang rentan memicu sakit punggung."

Empat dari 10 wanita mengalami nyeri leher, punggung, dan bahu gara-gara suka menenteng tas tangan yang terlalu berat atau tali yang terlalu sempit untuk lingkar lengan bahu. Sementara mereka yang kerap mengenakan sabuk terlalu ketat rentan mengalami sensasi terbakar dan mati rasa di sepanjang paha luar. Bagaimana dengan topi? Memakai topi yang terlalu sesak mengikat rentan memicu sakit kepala dan menghambat aliran darah di sekitar kepala.

Kelston Chorley, kepala pengembangan profesional di asosiasi tersebut, banyak yang tak sadar telah mengorbankan kesehatan demi tampil modis. "Umumnya terkejut ketika tahu penyebab rasa sakit atau nyeri itu ternyata aksesori fashion yang mereka kenakan," ujarnya.

Rabu, 07 November 2012

Waspada, 1 dari 10 Orang Meninggal Akibat Diabetes


Vehealth - Sekitar 552 juta orang di dunia pada 2030 akan menderita diabetes. Persentasenya  satu di antara 10 orang dewasa akan meninggal akibat diabetes di mana gaya hidup menjadi salah satu penyebab tingginya angka penderita diabetes saat ini.

Organisasi kesehatan dunia, WHO memperkirakan ada sekira 346 juta orang menderita penyakit ini. Kenaikan diperkirakan akibat faktor usia dan obesitas. Yang dikhawatirkan saat ini ialah adanya kenaikan angka penderita diabetes pada usia muda dan anak-anak. Padahal 20 tahun lalu, diabetes tipe 2 tidak pernah muncul pada orang yang berusia muda, demikian yang dilansir Foxnews.

Diabetes tipe 2 sendiri sebenarnya bisa Anda cegah dengan perubahan gaya hidup tertentu. Ada lima kebiasaan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko terkena diabetes. Berikut ini lima kebiasaan yang dapat Anda ubah dalam keseharian:

- Atur pola makan yang sehat, termasuk banyak konsumsi buah dan sayuran.
- Olahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya tiga kali seminggu setidaknya selama 20 menit.
- Menjaga berat badan normal (BMI antara 18,5 dan 24,9)
- Menjauhkan diri dari rokok.
- Menghindari konsumsi minuman beralkohol.

Faktor berat badan menjadi salah satu penyebab utama timbulnya obesitas. Pria yang menjaga berat badan normal bisa terhindar dari risiko diabetes sebanyak 70 persen. Para peneliti menyarankan jika Anda memiliki berat badan berlebih, lakukan setidaknya satu dari kelima kebiasaan, misalnya olahraga setidaknya tiga kali sepekan dapat membantu mengurangi risiko diabetes.

Selasa, 06 November 2012

Jaga Kebersihan Kelamin atau Siap-Siap Terserang Kutu!

VeHealth - Kutu adalah serangga tak bersayap yang mengisap darah manusia. Salah satu jenis kutu yang harus Anda waspadai adalah kutu kelamin.

Kutu kelamin memerlukan panas tubuh seseorang agar tetap hidup. Oleh karena itu, mereka tidak bisa hidup lama di dudukan WC, walaupun dapat bertahan hidup sebentar di seprai atau pakaian yang hangat.

Buku teks kedokteran menyatakan bahwa kutu kelamin nyaris selalu ditularkan melalui hubungan seksual, karena kutu itu sebetulnya hidup di rambut kelamin, dan terkadang rambut tubuh, tempat kutu mengisap darah dan bertelur (nit).

Menurut ahli parenting asal Inggris Dr. Mirriam Stoppard, gejala kutu kelamin yang paling umum adalah gatal-gatal di daerah kelamin dan di sekitar anus, terutama pada malam hari.

“Sejumlah orang tidak mengalami gejala dan baru menyadari bahwa mereka terserang kutu saat melihat ada telur atau serangga kecil di tubuh mereka,” tutur Dr. Mirriam dalam bukunya, Parenting Guide.

Yang menyebalkan lagi dari kutu kelamin, mandi tidak bisa menyingkirkan telur kutu yang melekat erat di rambut kelamin. “Sekitar 10 ribu kasus infestasi kutu kelamin ditangani di Inggris setiap tahun,” katanya.

Jika Anda menduga diri Anda atau pasangan terserang kutu kelamin, Dr. Mirriam menyarankan agar segera menemui dokter atau datangilah klinik khusus penyakit menular seksual.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...