Selamat Datang Di Blog Ini, Semoga Informasi Ini Bermanfaat Untuk Anda

Minggu, 02 Desember 2012

Studi: Pijat Efektif Turunkan Hormon Stres

VeHealth - Pijat merupakan salah satu cara menghilangkan stres yang cukup diminati warga perkotaan. Tekanan lembut di tubuh itu sanggup merelakskan tubuh dan pikiran. Terutama bagi mereka yang cenderung memiliki tingkat stres tinggi.

Penelitian yang dipublikasikan Journal of Alternative and Complementary Medicine, menunjukkan efek pijatan terhadap berkurangnya tingkat hormon stres kortisol dalam tubuh. Sekaligus meningkatkan kadar sel darah putih yang menunjang sistem kekebalan tubuh.

"Penemuan ini sangat menarik dan saya adalah seseorang yang mulanya skeptikal," kata Dr Mark Hayman Rapaport, Chairman of psychiatry and Behavioral Nerosciences di Cedar-Sinai Medical Center, seperti dilansir New York Times.

Penelitian melibatkan 53 orang dewasa selama periode lima minggu. Sebanyak 29 di antaranya mendapat terapi pijatan ala Swedia yang terkenal dengan tekanan kuat. Setidaknya satu sesi pijatan selama 45 menit dalam setiap seminggu. Sementara 24 partisipan lainnya mendapat terapi pijatan serupa dengan tekanan lebih lembut.

Hasil analisis menunjukkan bahwa mereka yang mendapat pijatan dengan tekanan kuat mengalami penurunan kadar hormon kortisol lebih signifikan dibandingkan yang mendapat pijatan lembut. Ini ditandai dengan menurunnya hormon arginine vasopressin yang merupakan penyebab naiknya kortisol.

Tak hanya itu. Mereka yang mendapat pijatan dengan tekanan kuat juga mengalami peningkatan oksitosin atau hormon baik. Juga peningkatan sel darah putih yang membantu tubuh melawan kuman dan penyakit.

Penelitian itu membuktikan bahwa pijatan yang tepat di titik-titik refleksi tak hanya memberi efek relaks, tapi juga mengurangi stres dan memperbaiki kesehatan tubuh. "Jadi, mengapa tidak membuat jadwal rutin pijat seperti halnya ke dokter gigi atau olahraga," kata Rapaport.

Sementara hasil studi yang dipublikasikan Mayo Clinic menunjukkan efek pijatan yang lebih luas. Mulai membantu menstabilkan tekanan darah, melegakan kekakuan otot dan rasa sakit, serta membantu meredam depresi dan ketakutan.

Kudapan Nikmat Pereda Stress


VeHealth - Makanan menjadi salah satu pelampiasan andalan saat stres mendera. Hasrat untuk memasukkan makanan ke dalam mulut tampaknya sulit terkontrol di tengah emosi yang meletup-letup. Alih-alih langsing, stres berkepanjangan sering kali justru memicu penambahan bobot tubuh.

Kenapa? Penelitian yang diterbitkan Journal of Clinical Investigation menemukan bahwa stres memengaruhi hormon ghrelin, yang memicu rasa lapar. Artinya, mereka yang mengalami stres cenderung akan melihat makanan jauh lebih menggiurkan.

"Banyak orang ketika stres beralih ke makanan berkalori tinggi sebagai makanan yang memberikan efek nyaman," ujar Dr Jeffrey Zigman, penulis penelitian.

Agar tak terjebak stres berkepanjangan yang rentan memicu obesitas, pilih santapan tepat yang membuat pikiran lebih rileks.

Kacang PistachioSegenggam kacang pistachio sanggup merilekskan saraf-saraf yang tegang akibat stres. Penelitian bahkan menemukan pistachio mengurangi respons tubuh terhadap stres dengan mencegah peningkatan tekanan darah. Sebanyak 30 butir pistachio hanya mengandung sekitar 100 kalori, 200 kalori lebih sedikit daripada makanan kecil kebanyakan.

Ubi JalarUbi jalar mengandung sejumlah nutrisi yang efektif meningkatkan mood. Santapan tradisional ini menjadi pilihan tepat saat mengalami stres akibat mood memburuk menjelang menstruasi. Juga mengandung nutrisi yang mampu meningkatkan kadar magnesium yang menurun saat pramenstruasi.

BayamSayuran lain yang dapat menenangkan adalah bayam. Magnesium dan mineral di dalamnya dapat membantu menurunkan tingkat stres Anda. Asupan magnesium yang kurang dapat menimbulkan sakit kepala dan membuat Anda merasa cepat lelah. Jika tidak terlalu suka dengan bayam, Anda dapat mencampurkannya pada sandwich atau salad untuk sarapan pagi.

Asparagus
Mungkin Anda hanya menganggapnya sebagai makanan hippie. Namun, sebenarnya asparagus merupakan makanan pembangkit energi untuk menghilangkan stres. Kandungan vitamin B dan 15 mineral di dalamnya dapat meningkatkan metabolisme dan menstabilkan gula darah.

Susu kedelaiMinuman olahan kacang kedelai ini mengandung kalsium serta vitamin B12, yang efektif meningkatkan kadar serotonin. Hormon yang berperan menciptakan perasaan bahagia.

Teh herbalRasakan tubuh kian ramping dengan cepat dengan minum secangkir teh herbal hangat atau dingin. Aroma peppermint, spearmint, dan chamomile dapat mengurangi gas dalam tubuh Anda, sehingga peminumnya akan merasa tenang. Salmon  

Omega 3 juga musuh hebat dari hormon stres yang sering bergejolak. Anda bisa mendapatkannya dengan mengonsumsi salmon.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...