Selamat Datang Di Blog Ini, Semoga Informasi Ini Bermanfaat Untuk Anda

Sabtu, 01 Desember 2012

Hindari 5 Kebiasaan Perusak Mata

VeHealth - Anda bisa melihat keindahan dunia dengan mata. Karenanya, menjaga kondisi kesehatannya adalah sebuah kewajiban. Namun, banyak yang tidak tahu bagaimana cara menjaganya.

Penyebab kerusakan mata yang paling umum adalah terlalu lama menatap layar komputer hingga mengalami radang mata. Bisa juga masalah mata terjadi karena stres tinggi. Gejala saat mata mengalami gangguan bukan hanya penglihatan yang kabur. Tapi juga disertai sakit kepala yang tak tertahankan.

Agar Anda tak mengalami masalah mata serius, selalu jaga kesehatannya. Periksakan ke dokter secara teratur terutama bagi yang mengalami keluhan minus atau silinder. Lalu, segera hentikan lima kebiasaan buruk ini, seperti dilansir dari Bold Sky.

1. Membaca saat tidur
Membaca dengan posisi tidur dapat menyebabkan ketegangan pada mata. Bukan hanya bisa membuat mata sulit fokus tapi juga sakit kepala.

2. Terlalu lama di depan komputer
Menatap layar komputer sepanjang hari akan menyebabkan mata jadi kering. Sebaiknya, kenakan kacamata yang dapat menahan cahaya untuk menekan risiko keluhan pada saraf mata.

3. Menonton televisi

Layar televisi dan layar komputer, sama-sama dapat menyebabkan kerusakan mata dengan cara cepat. Maka dari itu, jangan terlalu dekat, perhatikan jaraknya agar tetap aman.

4. Membaca dalam perjalanan
Saat berada di dalam mobil atau kereta api membaca merupakan hal yang harus Anda hindari. Itu karena, gerakan kendaraan akan membuat otot mata harus bekerja ekstra untuk menyesuaikan dengan gerakan yang konstan.

5. Paparan cahaya berlebihan
Sinar matahari yang terik pasti akan membuat Anda memicingkan mata. Paparan sinar ini bisa merusak mata, saat siang hari dan ke luar rumah, sebaiknya kenakan kacamata hitam.

Waspadai Keringat Berlebih di Tubuh

VeHealth - Apakah Anda merasakan produksi keringat yang berlebihan di tubuh? Keringat yang begitu mudah mengucur di tengah cuaca sejuk dan tanpa aktivitas berat?

Waspada kondisi tersebut. Tak sekedar memicu aroma tubuh yang tak sedap, produksi keringat berlebih juga bisa menjadi tanda Anda mengidap hiperhidrosis. Keringat muncul dari hampir semua bagian tubuh seperti ketiak, tangan, kaki, dahi, dan wajah.

Ada dua tipe hiperhidrosis. Primary hyperhidrosis yang merupakan keadaan berkeringat berlebih secara alami. Sementara, secondary hyperhidrosis adalah keringat berlebih karena problem kesehatan ataupun mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti dilansir Fox News.

Sembari mencari penyebab utama produksi keringat yang berlebih di tubuh, coba atasi permasalahan yang muncul dengan sejumlah solusi sederhana berikut:

1. Perbanyak minum air putih. Ini bertujuan untuk meredam aroma tak sedap yang menyengat. Meski produksi keringat tetap banyak, asupan air putih yang cukup akan membuat aromanya tidak tajam, sehingga tidak mengganggu orang di sekitar.

2. Kenakan pakaian berbahan katun, sehingga keringat yang keluar cepat terserap. Hindari busana yang berbahan sutera atau sintesis.

3. Jaga kebersihan tubuh, dengan mandi lebih dari sekali sehari dengan air dingin dan mengenakan pakaian dalam yang bersih agar organ intim tidak lembab.

4. Kurangi makanan pedas, bawang putih, ikan laut, bahkan daging merah. Makanan ini bisa memicu aroma tak sedap dari keringat Anda.

5. Jika keringat tak juga berkurang, cobalah mengganti merek deodoran Anda. Sebab, bisa saja ada kandungan deodoran lama yang tidak cocok dengan kulit Anda.

6. Olahraga secara teratur. Olahraga bisa mengurangi stres. Stres berkurang berarti keringat juga berkurang.

7. Kurangi kopi. Minuman ini bisa menstimulasi sistem pembuluh darah yang bisa memicu produksi keringat. Ganti kopi dengan protein nabati seperti, tahu, tempe, dan produk makanan dari kedelai.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...