Selamat Datang Di Blog Ini, Semoga Informasi Ini Bermanfaat Untuk Anda

Sabtu, 24 November 2012

Empat Pemicu Masalah Kaki

VeHealth - Kesehatan kaki seringkali terabaikan. Padahal bagian tubuh yang satu ini bekerja keras menopang tubuh Anda setiap hari. Rasa pegal dan nyeri pada kaki pun bisa muncul. Efeknya, bisa menjalar ke bagian tubuh lain seperti sakit pinggang atau rasa pusing.

Sebagai langkah pencegahan, Anda harus mengenali apa saja pemicu masalah kesehatan kaki. Untuk itu, hindari empat pemicu berikut yang dilansir dari stylelist.com, agar kaki Anda selalu dalam keadaan sehat.

1. Sepatu yang salah
Sepatu yang tidak sesuai ukuran atau terbuat dari bahan yang kasar akan menimbulkan ketidaknyamanan. Jika digunakan dalam waktu lama, berisiko menimbulkan rasa nyeri bukan hanya pada telapak kaki tetapi juga daerah betis. Termasuk masalah kesehatan serius seperti stres pada tulang kaki atau plantar fasciitis (peradangan jaringan di bagian bawah kaki). Jadi, cobalah lebih selektif dalam memilih sepatu. Pertimbangan utama adalah kenyamanan kaki. 

2. Pedikur yang tidak steril
Perawatan kuku kaki di salon memang membuat kaki lebih bersih. Tetapi pastikan peralatan perawatan kaki di salon selalu dalam keadaan steril. Itu karena alat-alat pedikur yang tidak disterilkan bisa menularkan kuman dari orang lain dan memicu infeksi pada kuku kaki. Jika ragu dengan peralatan di salon, sebaiknya lakukan pedikur sendiri di rumah. Atau setelah melakukan pedikur di salon, sesampainya di rumah, bersihkan kaki dengan cairan anti bakteri.

3. Lembab
Jamur, aroma yang tidak sedap atau kutu air seringkali muncul pada kaki. Hal ini biasanya disebabkan karena kaki selalu dalam keadaan tertutup dan terjebak udara yang lembab. Kondisi tersebut memang membuat jamur dan bakteri dengan mudah berkembang biak. Untuk itu pastikan kaki selalu dalam keadaan kering sebelum Anda menggunakan sepatu. Sebagai langkah pencegahan, Anda bisa menggunakan bedak tabur pada kaki dan sepatu untuk menyerap kelembaban.

4. Olahraga
Olahraga memang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Tetapi gerakan berulang secara terus-menerus saat olahraga, bisa membuat cedera kaki. Untuk itu sangat penting menyesuaikan jenis sepatu dan jenis olahraga yang Anda lakukan.

Hilangkan Nyeri Akibat Sepatu Tumit Tinggi

VeHealth - Anda mungkin seharian ini berdiri dengan mengenakan sepatu tumit tinggi. Keesokannya, sakit pada betis dan kaki bisa muncul seolah Anda berlari belasan kilometer. Kondisi ini sering disebut high heel hangover atau mabuk sepatu tumit tinggi.

Setiap wanita bisa mengalaminya, terutama bagi Anda yang tak terlalu sering mengenakan sepatu tumit tinggi. Seperti dilansir dari Daily Mail, untuk mengatasinya, Mr. Stephen Strain seorang ahli penyakit kaki dari kawasan medis ternama di Inggris, Harley Street, memberikan beberapa tip.

- Penyebab
Semakin jarang menggunakan dan semakin tinggi sepatu yang Anda kenakan, akan semakin sakit betis dan kaki Anda. Otot betis Anda akan tegang ketika mengangkat kaki untuk berjalan. Saat mengenakan sepatu tumit tinggi, pergelangan kaki berada lebih tinggi dari tanah, jadi otot betis harus bekerja ekstra dan menegang lebih kencang.

- Intensitas penggunaan

Lebih baik Anda menggunakannya secara rutin dan membuat otot terbiasa bekerja dengan tekanan sepatu tumit tinggi dibandingkan menggunakannya pada acara tertentu. Penggunaan yang hanya sesekali akan mengganggu otot betis.

Idealnya, Anda menggunakan sepatu dengan tumit rendah dan sedang sehari-hari, lalu menggunakan sepatu dengan tumit yang tinggi pada acara khusus. Dengan ini tubuh Anda akan terbiasa menggunakannya.

- Pilih sepatu yang cocok
Selain penggunaan yang rutin, sangat penting bagi Anda menemukan sepatu yang terpasang dengan baik pada kaki. Pastikan jari-jari kaki memiliki ruang untuk bergerak. Jika sepatu Anda berujung runcing, pastikan bentuk menyempit setelah jari-jari kaki sehingga sepatu tidak 'menggigitnya' dan menjadikannya sebagai jari palu. Jari palu adalah sebuah kondisi di mana jari-jari kaki berubah bentuk dan seperti 'membungkuk'.

Penggunaan bantalan silikon tipis sangat baik untuk mengurangi dampak penggunaan sepatu tumit tinggi. Atau, Anda dapat memilih sepatu jenis wedges. Sepatu model ini memiliki sol dengan permukaan yang lebih besar sehingga lebih stabil dan lebih sedikit memberi tekanan pada otot kaki. Semakin runcing tumit yang Anda gunakan, semakin banyak dampak nyeri pada kaki Anda.

- Yoga
Setelah menggunakan tumit tinggi, cobalah untuk meregangkan kaki agar darah dapat mengalir dengan baik. Salah satunya adalah dengan menirukan gerakan-gerakan dalam yoga untuk meregangkan kaki.

Lakukan gerakan merangkak dengan bokong tertarik ke atas. Atau, dengan kaki telanjang, coba untuk membungkuk dan raih jari-jari kaki Anda. Kaki harus dalam keadaan lurus. Tahan selama 5 hingga 10 detik, lalu ulangi tiga kali. Trik lainnya adalah dengan posisi terlentang, angkat kaki ke udara dengan posisi jari lurus menunjuk ke udara.

- Berendam

Berendam air hangat dapat mengurangi rasa lelah pada otot-otot kaki Anda. Coba tambahkan garam yang sarat akan mineral alami seperti magnesium dan sulfat. Kulit akan menyerap magnesium yang membantu tubuh memperbaiki sel-sel tubuh.

- Manjakan kaki

Luangkan waktu Anda untuk perawatan kaki seperti pedikur. Perawatan kaki ini dapat menghilangkan tekanan pada otot kaki, rasa sakit, dan memperbaiki pertumbuhan kuku yang kerap kali menusuk ke dalam jari dan sangat menyakitkan jika Anda menggunakan sepatu ketat.

Selalu jaga kelembaban kaki karena jika terlalu kering akan muncul daerah kasar akibat tekanan atau disebut kapalan. Daerah yang paling umum terkena kapalan karena penggunaan sepatu tumit tinggi adalah mata kaki dan bagian belakang tumit. Karenanya, selalu gunakan pelembab pada kaki di area tersebut.

- Bersantai

Setelah menggunakan high heel seharian, berikan kesempatan kaki Anda untuk bersantai terbebas dari tekanan dengan menggunakan sepatu datar.

- Obat pereda sakit
Jika semuanya gagal, minum obat ibuprofen yang dapat mengurangi rasa nyeri.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...