
Vehealth - Setiap tahun di Amerika Serikat terjadi cedera yang
melibatkan organ reproduksi. Sekira 16.000 pria dan wanita dilaporkan
pernah mengalami cedera pada bagian vital organ reproduksi mereka.
Sebuah tim di Amerika menganalisis database nasional mengenai kunjungan
ruang gawat darurat yang disebabkan oleh produk yang biasa digunakan
oleh masyarakat. Peneliti menemukan banyak pasien yang mengalami cedera
pada saluran genital dan kemih yang diakibatkan kecelakaan saat mereka
menggunakan alat olahraga, seperti bersepeda, peralatan bisbol,
bahkan saat mereka melakukan kegiatan seperti main basket atau sepak
bola, demikian yang dilansir Foxnews.
Olahraga menjadi penyebab paling banyak dari cedera yang dilaporkan.
Orang-orang muda pada usia antara 18-28 tahun paling banyak mengalami
cidera.
“Saya terkejut menemukan banyak orang cedera pada organ reproduksi
mereka akibat jatuh dari sepeda, perawatan pribadi, bahkan ada beberapa
kasus yang saya sendiri tidak pernah menduganya,” ujar Benjamin Breyer,
asisten profesor urology di University of Califiornia. Breyer juga
menambahkan, cedera seperti ini bukan hanya menyebabkan luka fisik,
namum masalah psikologis dan reproduksi di kemudian hari.

VeHealth - Rokok bagaimana pun bentuk dan variasi rasanya, akan
tetap memberikan efek negatif bagi tubuh. Baru-baru ini marak
penggunaan rokok elektronik yang dipercaya lebih ramah terhadap
kesehatan.
Dikabarkan rokok elektronik atau e-rokok memiliki harga yang lebih
murah dibanding rokok asli di pasaran. Anda hanya harus mengganti
baterai dan cairan yang memberikan rasa pada rokok tersebut.
Tidak adanya pembakaran dalam rokok elektronik ini diklaim tidak akan
memberikan aroma khas rokok yang biasanya tercium. Dalam dua menit bau
rokok akan segera hilang. Ini tentu akan memberikan efek berbeda pada
perokok yang terbiasa menghirup asap dan aroma rokok, demikian yang
dilansir Magforwoman.
Meskipun tidak memiliki tar atau asap dan karbonmonoksida yang biasa
dihasilkan rokok asli. Rokok elektronik ini tetap mengandung nikotin
cair yang dapat menyebabkan overdosis nikotin. Karena secara tidak
langsung, Anda bisa saja menelan secara langsung nikotin tersebut.
Tentu ini dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang fatal. Kecanduan
nikotin ini yang tidak memberikan perbedaan apa pun jika Anda
menghisap rokok asli atau rokok elektronik.