VeHealth - Setiap orang pasti berkeinginan menemukan pasangan yang cocok bagi
mereka. Bagi sejumlah orang, perlu waktu lebih lama untuk menemukan
pasangan jiwa daripada orang lain.
Tapi, bagaimana bila kriteria
pasangan yang Anda tetapkan terlalu tinggi? Jika Anda mengakui beberapa
hal di bawah ini, Anda mungkin seorang yang terlalu pilih-pilih dalam
mencari pasangan.
1. Anda tidak pernah berkencan dengan orang yang tertawanya terlalu "mengganggu".
2. Anda lebih banyak menolak ajakan kencan ketimbang menerimanya.
3. Anda memutuskan kekasih karena tingkah laku mereka saat tidur.
4. Anda sering memutuskan takkan ada kencan kedua saat kencan pertama kali.
5. Anda lupa nama belakang pasangan kencan, tapi ingat dia ke kamar mandi lebih dari sekali saat makan malam.
6. Anda mengatakan memiliki kriteria kekasih idaman, tapi tak dapat menguraikannya.
7. Anda terlambat lima menit saat kencan dan marah ketika pasangan kencan belum muncul.
8. Anda merasa semua orang yang baik sudah memiliki pasangan atau homoseksual.
9. Anda bertukar nomor telepon dengan seseorang namun mengabaikannya karena merasa dia terlalu cepat menelepon.
10. Anda sering mengatakan pasangan kencan tak cocok tapi tak bisa menjelaskan detil alasan Anda menolaknya.
11. Anda selalu menolak seseorang dan tak pernah ditolak orang lain.
Portal Kesehatan tentang Health News, Ibu dan Anak, Seksologi, Makanan Sehat, Tips Dan Trik Sehat, Info Herbal dan Obat, Penyakit, dan Konsultasi
Selamat Datang Di Blog Ini, Semoga Informasi Ini Bermanfaat Untuk Anda
Sabtu, 27 Oktober 2012
Survei: Jejaring Sosial Gantikan Fungsi Kencan Buta

Berdasar survei, Match.com menemukan dalam lima tahun terakhir, hanya sekitar 3 persen responden yang melakukan kencan buta. Sementara 62 persen memilih mengenal karakter kencan mereka sebelum kencan. Isi kencan buta biasanya percakapan ringan untuk saling mengetahui latar belakang satu sama lain. Mereka yang berusia lebih muda, 18-24 tahun, jumlahnya bahkan melonjak sampai 71 persen. Para lajang seringkali menggunakan teknologi untuk mengorek informasi tentang incaran mereka. Sedangkan 36 persen mengaku kencan via internet.
Survei membuktikan, kekayaan atau wajah tampan bukan hal yang penting. Namun, rasa humor, kecocokan. kecerdasan dan nilai-nilai yang sama adalah hal-hal penting yang dicari lewat internet.
Rupanya tren ini tak hanya terjadi pada mereka yang berusia muda. Sebanyak 29 persen orang yang berusia 55 tahun mengatakan mereka melakoni kencan buta di masa lalu dan ikut merasakan kencan 'modern' beberapa tahun terakhir.
Mereka yang ingin mengecek calon kencan, sebagian besar mengumpulkan informasi lewat Facebook. Sebanyak 30 persen menggunakan Google dan 20 persen menggunakan Twitter. Alasan lainnya adalah meneliti calon kencan agar percakapan menyenangkan.
Pakar hubungan di Match.com Kate Taylor mengatakan, "Teknologi mengubah cara kita saat ini. Dengan begitu banyak informasi tentang calon mitra yang tepat di ujung jari kita, mencari profil dalam jaringan sosial bisa dimengerti bila kita benar benar tak ingin membuatnya berharap," ujarnya seperti dikutip Female First.
Sumber: vivalife
Langganan:
Postingan (Atom)
