Selamat Datang Di Blog Ini, Semoga Informasi Ini Bermanfaat Untuk Anda

Minggu, 23 September 2012

Lenyapkan Selulit dengan Kopi


VeHealth - Selulit adalah masalah kulit yang sering dikhawatirkan wanita karena membuat kulit tampak tidak indah dan mulus. Tahukah Anda bahwa kopi dapat menjadi pilihan alami yang dapat membantu Anda menyamarkan selulit.

Kafein dan antioksidan dalam kopi cukup efektif untuk mengurangi selulit dalam jangka pendek. Sebagai stimulan, kafein dalam kopi melebarkan pembuluh darah dan mengencangkan jaringan selama beberapa saat. Selain itu, dapat juga meningkatkan sirkulasi dan mengurangi retensi air, keduanya juga dapat membantu membuat selulit berkurang. Antioksidan dalam kopi dapat membantu untuk melepaskan racun yang tidak hanya membantu untuk selulit, tetapi untuk kulit yang sehat pada umumnya.

Lalu, bagaimana kopi dapat membantu Anda melenyapkan selulit? Berikut tip yang dilansir oleh Foxnews:

1. Campur 1/4 cangkir kopi dengan tiga sendok makan air panas, biarkan campuran selama 10 menit untuk menyerap air dan membentuk pasta.


2. Kemudian, campurkan dengan dua sdm minyak zaitun untuk membantu mengikat campuran tersebut.


3. Bersihkan area yang berselulit dengan mandi hangat, kemudian gunakan kopi sebagai scrub. Pijat dalam gerakan melingkar selama dua sampai empat menit dengan tangan atau kain lap.

4. Bilas dengan air hangat untuk menghilangkan, kemudian keringkan dengan handuk dan berikan lotion jika Anda menginginkan. (ka)

Anak Obesitas Tak Dapat Bedakan Rasa


VeHealth - Sebuah studi baru menunjukan bahwa anak obesitas memiliki sensitivitas rasa yang kurang dibandingkan yang memiliki berat badan normal. Para orangtua tentu patut waspada dan mengontrol pola makan anak.

Kemampuan anak obesitas untuk membedakan lima rasa pahit, manis, asin, asam, dan gurih berkurang akibat dari gaya makan dan jumlah makanan yang dikonsumsi. Hasil didasarkan pada studi dari 94 anak dengan berat badan normal dan 99 anak obesitas pada usia 6 sampai 18 yang dalam keadaan sehat dan tidak mengambil obat.

Peserta mencicipi 22 "strip rasa" yang ditempatkan di lidah -untuk masing-masing dari lima sensasi rasa, ada empat strip dari berbagai intensitas - misalnya, strip sangat asin, strip asin, strip agak asin, dan sedikit asin, ditambah dua strip kosong. Anak-anak diminta untuk mengidentifikasi rasa strip masing-masing. Anak-anak dan mereka yang lebih remaja lebih baik dalam memilih selera yang tepat, demikian yang dilansir
Foxnews.

Anak-anak obesitas ditemukan secara signifikan lebih sulit untuk mengidentifikasi sensasi rasa yang berbeda dibandingkan dengan lebih dari 14 anak-anak dengan berat badan normal. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kepekaan yang meningkat terhadap sensasi rasa yang berbeda dapat membantu mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi. (ka)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...