Selamat Datang Di Blog Ini, Semoga Informasi Ini Bermanfaat Untuk Anda

Minggu, 16 September 2012

7 Tahun Koma, Pria Ini Bangun Karena Obat Tidur


VeHealth - Pria asal Johannseburg, Afrika Selatan ini terbangun setelah "tidur panjang". Ia koma sejak tujuh tahun lalu. Sejak mengalami kecelakaan yang mengakibatkan cedera otak parah. Kejadian ini dialaminya tahun 2005.

Kesabaran sang istri membuahkan hasil. Wanita ini tidak sengaja menenemukan "resep" jitu untuk suaminya. Ia membaca sebuah artikel kesehatan di salah satu koran. Isinya tentang bagaimana khasiat obat tidur dosis tinggi untuk mengatasi koma. Obat ini bernama stilnox.

Pada pemeriksaan medis sebelumnya, dokter telah menyatakan jika suaminya, Ayanda Nqinana, tidak akan pulih dari kondisi ini. Namun ia bersikeras agar dokter mau mencobakan obat tersebut pada suaminya.

Obat dosis tinggi ini hanya memerlukan waktu lima hari untuk bekerja. Nqinana terbangun. Bahkan ia dapat mengingat nama anak perempuannya, Ayavuya.

"Ayavuya begitu gembira, ia berlari dan mengatakan pada saya bahwa ayahnya masih mengingat jelas namanya," papar nyonya Nqinana, seperti dikutip TimesLive. Ia mengaku, hari dimana suaminya bangun, adalah hari terindah untuknya.

Stilnox sendiri merepukan obat berdosis tinggi yang biasa digunakan dokter untuk mengatasi insomnia. Obat ini berisi zolpidem yang dapat meningkatkan aliran darah ke otak.

Dikutip Daily Mail, Sebuah studi juga pernah meneliti hubungan stroke dengan obat ini. Dijelaskan John White, pemimpin penelitian di Moss Rehabilitation Center, Philadelphia, penelitian memang menemukan keterkaitan stroke dan stilnox. Sejauh ini dia telah menemukan bahwa 10 persen pasien stroke memberikan respon positif terhadap obat tersebut.

Meski Nqinana belum dapat melakukan percakapan dengan baik, namun ia dapat memberikan respon melalui bahasa isyarat, seperti acungan jempol.

Kasus ini bukan pertama kalinya stilnox membangunkan pasien koma. Sebelumnya, Sam Goddaed, pria 23 tahun asal Australia yang koma selama 45 hari, juga dapat berangsur membaik setelah menggunakan obat ini. (ka)

Mengapa Kanker Sering Diturunkan Secara Genetik?


VeHealth - Banyak kasus kanker ditemukan pada mereka yang ternyata memiliki riwayat keluarga kanker. Pada kanker payudara misalnya. Meski penyakit ini bukan termasuk penyakit genetik, ternyata kanker ini juga dapat  diturunkan melalui sang ibu.
 
Kebiasaan tidak sehat semasa kehamilan akan secara otomatis mengubah sel pada anak yang dikandungnya. Saat hamil, wanita harus lebih memilah makanan atas dasar nutrisi.
Dilansir Daily Mail, penelitian terbaru mengatakan, konsumsi makanan berlemak saat hamil merupakan penyebab terbesar resiko kanker payudara pada generasi temurunnya.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus di Georgetown University, Washington DC, terlihat bahwa anak dan cucu dari seekor tikus yang mengkonsumsi makanan berlemak saat hamil, memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap kanker payudara. Walaupun anak-anak mereka diberikan makanan normal.

Para peneliti di Nature Communications (KEEP) juga percaya bahwa penelitian ini dapat menjelaskan, mengapa kanker payudara cenderung terjadi di suatu keluarga.

Bahan kimia pada makanan pun dapat mengendalikan gen-gen penting pada janin di perut secara permanen. Ini yang menyebabkan kemungkinan kanker pada generasi-generasi selanjutnya.(ka)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...